Equity World Futures -Bank Indonesia (BI) telah mempersiapkan kebutuhan uang untuk bulan puasa dan lebaran 2016 sebesar Rp 160 triliun.

Bagi masyarakat Jakarta yang ingin menukar uang receh, bisa datang langsung ke lapangan Monas mulai 6 Juni hingga akhir bulan Juni 2016.

“Pelayanan penukaran uang di Monas mulai hari ini sampai dengan akhir bulan, silakan datang di Monas, jam buka seperti jam operasional bank jam 09.00-14.00 WIB,” Direktur Eksekutif Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Suhaedi, di Gedung BI, Jakarta, Senin (6/6/2016).

BI menggandeng 20 bank untuk melayani penukaran uang receh ini. Juga ada 200 kantor bank yang melayani penukaran uang.

“Semuanya sudah siap, BI dibantu perbankan baik bank umum atau BPR (Bank Perkreditan Rakyat), di Jakarta sudah ada tempat penukaran tersentralisir di Monas, ada 20 bank berpartisipasi, namun di kantor bank lainnya sudah 200 kantor bank yang menyediakan penukaran atau penarikan secara umum,” kata Suhaedi.

Berdasarkan kelompok pecahan, secara nominal Uang Pecahan Besar (UPB) mencapai 92% sedangkan sisanya sebanyak 8% merupakan Uang Pecahan Kecil (UPK).

“Pengalaman dari tahun sebelumnya penarikan besar itu paling banyak pecahan besar, sedangkan UPK dari Rp 10 sampai Rp 2 ribuan itu hanya sekitar 9% saja, kita akan mengupayakan apa yang dibutuhkan masyarakat,” tuturnya.

BI menyediakan uang mendekati 100% Hasil Cetak Sempurna (HCS) yang masih baru dan belum pernah edar.

Sumber : detik.com