cocok

4g

 

 

 

JAKARTA, KOMPAS.com – Xiaomi merilis smartphone bujet terbarunya, Redmi 2 di Indonesia. Penjualan perdana smartphone 4G entry level ini dilakukan pada 8 April 2014 di situs jual beli online, Lazada Indonesia.

KompasTekno berkesempatan mendapatkan unit Redmi 2 dari Xiaomi, sehari setelah Redmi 2 diperkenalkan oleh VP Global Xiaomi, Hugo Barra di Jakarta, Rabu (1/4/2015), berikut adalah ulasannya.

Sebelum memulai, perlu dijelaskan di sini bahwa unit yang diterima KompasTekno adalah unit Redmi 2 yang dijual di pasar Singapura. Walau memiliki spesifikasi yang sama, namun terdapat perbedaan dalam isi kemasannya, terutama dari kepala charger baterai yang disertakan.

Tampilan dan spesifikasi

Kemasan Xiaomi Redmi 2 menggunakan kotak berbahan kardus. Di dalamnya selain terdapat unit utama smartphone, terdapat pula kabel charger, buku manual, dan baterai yang terpisah.
Redmi 2 mengusung spesifikasi layar IPS 4,7 inci dengan resolusi HD 1280 x 720 piksel, dengan kerapatan 312 ppi.

Smartphone ini memiliki dimensi tebal 9,4 mm dengan nuansa duo tone, hitam-putih. Penutup belakang yang digunakan Xiaomi memiliki bahan matte, dan tidak terlalu licin saat digenggam.

Dalam hal spesifikasi, Redmi 2 mengusung prosesor Qualcomm Snapdragon 410 1,2 GHz, prosesor ini telah mendukung komputasi 64 bit.
Dibanding Redmi generasi pertama, Xiaomi melakukan upgrade prosesor dari sebelumnya Snapdragon 400 yang diusung dalam Redmi 1S.

Selain itu, kinerja smartphone juga didukung oleh RAM 1 GB dan GPU Adreno 306.
Untuk penyimpanan, Redmi 2 dibekali kapasitas penyimpanan 8 GB. Terdapat slot kartu microSD bagi pengguna yang membutuhkan kapasitas penyimpanan lebih hingga 128 GB.

Konektivitas dual 4G

Smartphone ini mengusung dua slot kartu SIM yang dua-duanya mendukung jaringan 4G LTE. Namun, jaringan 4G LTE yang didukung adalah band 3(1800 MHz), 7(2600), 38(2600), 39(1900), 40(2300), dan 41(2500).

Dengan demikian, konsumen di Indonesia harus menunggu agak lama jika ingin menikmati layanan 4G dengan Redmi 2. Pasalnya layanan 4G yang telah resmi dikomersialisasi di Indonesia baru LTE band 8 (900 MHz).

Namun demikian, usaha Xiaomi untuk memberikan smartphone dual SIM dengan kemampuan 4G yang berjalan bersamaan (dual on 4G) layak diapresiasi, karena vendor lain belum ada yang memasarkannya di Indonesia.

Smartphone ini bisa dijadikan investasi jika kelak layanan 4G 1800 MHz jadi dikomersialisasi. Pemerintah RI sendiri menargetkan akhir tahun 2015 layanan 4G LTE 1800 MHz sudah bisa digelar.

Pengalaman penggunaan

Redmi 2 memiliki penutup belakang yang bisa dilepas. Di bagian belakangnya, terdapat kompartemen baterai yang di atasnya berjajar dari kiri ke kanan adalah slot kartu micro SD, serta slot kartu micro SIM satu dan dua.

Setelah memasang baterai, Redmi 2 bisa dinyalakan dengan menekan tombol daya yang ada di sisi sebelah kanan, di bawah tombol volume up/down.

Pengalaman KompasTekno, waktu startup smartphone terasa agak lama. Dari menekan tombol hingga mengakses home screen dibutuhkan waktu sekitar 35-40 detik.

Antarmuka MIUI 6

Smartphone dilengkapi dengan antarmuka MIUI 6 yang berjalan di atas Android versi 4.4 KitKat. MIUI adalah software antarmuka yang dikembangkan oleh Xiaomi sendiri.

Tampilan MIUI 6 sendiri terlihat lebih modern dibanding dengan stok Android. Ikon-ikon aplikasi didesain dengan tren grafis datar, mengikuti panduan material design yang direkomendasikan Google.

MIUI 6 memiliki banyak fitur tambahan dibanding versi pendahulunya. Selain itu, banyak pula fitur-fitur yang belum ada di OS stok Android.
Sebagai contoh, pengguna bisa mengatur data yang digunakan untuk masing-masing aplikasi, merekam panggilan telepon yang masuk, mengatur profile untuk kedua kartu SIM, dan sebagainya.

Pengguna juga bisa mengatur kartu SIM mana yang ingin digunakan untuk menelepon atau berkirim SMS, berdasar pada history penggunaan.

Menjelajah antarmuka MIUI 6 juga terasa cepat. Transisi antar layar juga ditampilkan dengan halus. Dan karena layarnya berukuran 4,7 inci, maka mengoperasikan smartphone dengan satu tangan terasa mudah.

Layar

Dari segi spesifikasi, tidak banyak yang berubah dalam hal layar jika membandingkan Redmi 1S dengan Redmi 2. Smartphone tetap mengusung layar ukuran 4,7 inci resolusi 720p.

Namun saat penggunaan, menatap layar Redmi 2 terasa lebih tajam, sebab Xiaomi meningkatkan warna dan rasio kontras layar Redmi 2, sehingga warnanya menjadi lebih tajam.

Selain itu, layar juga terlihat lebih terang dibanding Redmi 1S, terutama saat dilihat di bawah sinar matahari langsung.
Dan yang membedakannya dengan vendor lain, terutama Lenovo A6000, layar Redmi 2 dibuat dari kaca tahan gores buatan Asahi Dragontrail. Kesan menyentuh layar juga terasa nyaman, halus dan responnya bagus.

Performa

Xiaomi Redmi 2, bersamaan dengan Lenovo A6000, adalah beberapa smartphone pertama yang mencicipi chip Qualcomm Snapdragon 410. Prosesor dengan empat inti pemrosesan di dalamnya berbasis ARM Cortex A53 dan mendukung aplikasi 64-bit.

Walau masih menjalankan sistem operasi Android 4.4 KitKat, namun dukungan 64-bit yang diberikan Xiaomi seolah menyiapkan smartphone ini siap berjalan dengan OS Lollipop.
Seperti telah disebut sebelumnya, Redmi 2 memiliki RAM 1 GB dengan memori internal 8 GB.