Jakarta -Sebanyak 2/3 wilayah Indonesia terdiri dari air atau lautan. Indonesia memiliki 17.000 lebih pulau dan kekayaan alam di lautan yang tak terhingga nilainya. Banyak kepala negara lain yang bertanya bagaimana cara mengurus Indonesia yang banyak pulau.

“Kalau saya bercerita kepada kepala negara lain, Indonesia ada 17.000 pulau lebih. Mereka bertanya-tanya bagaimana mengelolanya. Oleh sebab itu, perlu dijelaskan secara detil kepada mereka. Karena sulit membayangkan negara dengan 17.000 pulau, manajemen negara ini seperti apa, sistem tata kenegaraan kita seperti apa. Tapi kalau kita jelaskan mereka mengangguk-angguk, nggak tahu mengerti atau tidak,” tutur Jokowi disambut tawa peserta Rakernas Partai Nasdem, di Jakarta Convention Center, Senayan, Senin (21/9/2015).

Jokowi dengan gayanya menggunakan slide-slide presentasi mengungkapkan, di lautan Indonesia yang luas, data menunjukan ada Rp 300 triliun potensi penerimaan negara yang hilang karena pencurian ikan alias illegal fishing.

Namun saat dia mulai memerintah, aksi illegal fishing diberantas. Apalagi, ujar Jokowi, dia memiliki menteri yang nekat, yaitu Susi Pudjiastuti selaku Menteri Kelautan dan Perikanan.

“Sudah lebih dari 100 kapal yang kita tenggelamkan. Ini untuk memberi peringatan bahwa yang ada di perairan kita adalah sumber daya alam laut milik bangsa kita. Oleh sebab itu harus dipertahankan, itulah nanti tugas kepala daerah, bukan hanya pemerintah pusat,” jelas Jokowi.

sumber : detik.com