Jakarta -Bursa Amerika ditutup melemah pada perdagangan kemarin merespon data ekpor impor Tiongkok yang melemah.

Indeks Dow Jones ditutup di level 16,924.75 melemah 157.14 poin (-0.92%).

Data impor Tiongkok melemah 20.4% lebih buruk dari ekspektasi yaitu 15%, dan data ekspor melemah 3.7% lebih baik dari ekspektasi 6.3%.

Data ekspor impor tersebut merupakan data year on year yang artinya dibandingkan dengan data bulan Oktober tahun 2014.

Perekonomian Tiongkok diperkirakan mulai membaik pada kuartal 4 tahun ini dikarenakan devaluasi Yuan akan mendorong daya saing ekspor.

Data berikutnya yang ditunggu2 adalah data pengumuman PDB /GDP Tiongkok pada tanggal 19 Oktober ini, yang diperkirakan masih turun di bawah 7%.

Pelemahan pada bursa Amerika juga disebabkan karena terkoreksinya harga minyak sebesar US$ 44 sen pada level US$ 46,66 per barel.

Setelah menguat sekitar 15% sejak akhir Sept, wajar jika terjadi aksi ambil untung massive pada bursa.

IHSG pada perdagangan 13 Okt 2 hari yang lalu ditutup di level 4,483.08 melemah 147.63 poin (-3.19%).

Pasar masih berpotensi terkoreksi, IHSG berpotensi melemah menguji area suport 4277.

Bursa hari ini berpotensi terkoreksi menyusul kabar negatif ekspor impor China, dan juga dolar AS yang akan kembali menguat.

Dolar AS berpotensi menguat, dengan target 13800-14000 dalam jangka pendek.

Sempat terperosok 5.6 % pada perdagangan 13 Okt, EIDO ditutup di 20.77 menguat tipis 0.17 poin (0.83%) pada perdagangan kemarin

Waspadai pelemahan lanjutan pada saham : ADRO, ASRI, BBNI, BBRI, BBTN, BEST, BHIT, BJBR, BSDE, INTP, JPFA, JSMR, LPCK, PTBA, PWON, KAEF, UNTR.

Beberapa saham yang berpotensi menguat datang dari saham lapis 3, waspadai likuiditasnya : ARTI, PSAB, SHID, TAXI target 400.

BWPT pada perdagangan 13 Okt, menguat 24% lebih, menguji resisten 300 sampai 314, waspadai aksi ambil untung.

Yang harus dilakukan saat ini adalah: tunggu pisau jatuh itu tergeletak, baru boleh diambil lagi.
Tunggu tanda pembalikan arah untuk membeli kembali saham-saham yang kemarin sudah dijual untuk ambil untung.

 

Sumber: Detik.com