Equityworld FuturesSadio Mane menjalani musim ini dengan performa naik-turun. Mane Hidup Kembali

 

Tapi, hat-trick ke gawang Porto bisa jadi pertanda Mane sudah kembali on fire.

Di musim pertamanya berseragam Liverpool, Mane langsung moncer dengan mencetak 13 gol di seluruh kompetisi plus

membawa klubnya itu lolos ke Liga Champions.

Wajar jika Mane diharapkan bisa tampil lebih oke lagi di musim ini mengingat Liverpool bermain di empat kompetisi.

Tapi, sinar Mane tiba-tiba meredup di awal musim.

Rentetan cedera dan kartu merah di laga kontra Manchester City September lalu membuatnya “menghilang” dari peredaran.

Padahal Mane sempat tampil tajam di bulan Agustus dengan torehan tiga gol.

Performa buruk itu pun berlanjut hingga pergantian tahun dan sempat membuat Mane kehilangan tempat di tim inti.

 

Namun, kepergian Philippe Coutinho seperti membawa berkah untuk Mane.

Mau tak mau Juergen Klopp harus mengandalkan pemain asal Senegal itu di lini serang yang mana dibayar tuntas oleh Mane

saat Liverpool menghadapi Porto di leg I babak 16 besar Liga Champions, Kamis (15/2/2018) dinihari WIB kemarin.

Dalam kemenangan telak 5-0 Liverpool, Mane mencuat lewat sumbangan tiga golnya.

Itu adalah hat-trick pertama Mane untuk Liverpool sekaligus gol ke-12 di seluruh kompetisi.

Mane hanya butuh satu gol lagi menyamai catatan musim lalu seraya menegaskan bahwa dia sudah kembali “panas”.

“Jujur, saya sangat senang bikin tiga gol. Memang belakangan menyulitkan untuk saya tapi itulah sepakbola dan bisa kapan saja

terjadi,” ujar Mane di Soccerway.

“Saya selalu yakin bisa membantu tim dan saya tidak pernah berhenti bekerja keras setiap harinya dalam latihan,”

sambungnya.

“Terkadang tidak mudah memang untuk saya sebagai pemain. Saya tidak pernah ragu sedikit pun karena saya selalu yakin bisa

membantu tim.”

“Kami punya banyak laga penting dalam beberapa pekan ke depan, jadi kami akan siap untuk itu,” pungkas Mane yang juga

bikin tujuh assist musim ini.