web 2 26 dec

Saham-saham Jepang melemah untuk hari ketiga, memperpanjang penurunan di pasar saham global di tengah spekulasi bahwa Federal Reserve bergerak lebih dekat dalam menaikkan suku bunga.

Indeks Topix turun 0,5% menjadi 1,516.77 pada pukul 09:04 pagi di Tokyo, dengan semua tapi hanya empat dari 33kelompok industri yang mengalami penurunan. Indeks Nikkei 225 Stock Average kehilangan 0,3% menjadi 18,605.29. Dolar melonjak ke level terkuat terhadap euro dalam hampir 12 tahun setelah indeks patokan saham AS merosot pada hari Selasa, menghapus semua keuntungan dalam tahun ini.

Ketua Federal Reserve Bank of Dallas, Richard Fisher mengatakan bahwa bank sentral harus mulai menaikkan suku bunga setelah pasar tenaga kerja membaik. Sementara para pembuat kebijakan dari Sydney hingga Frankfurt memangkas suku bunga untuk meningkatkan pertumbuhan, The Fed bertahan dalam menerima nilai tukar yang lebih tinggi sebagai tanda penguatan ekonomi. Laporan pekerjaan pada hari Jumat pekan lalu menunjukkan bahwa pengusaha mempekerjakan lebih banyak pekerja dari yang di perkirakan oleh ekonom.

Pesanan mesin Jepang turun 1,7% pada bulan Januari dari Desember tahun lalu, saat pesanan melonjak sebesar 8,3%, data pemerintah menunjukkan hari ini. Secara terpisah, harga produsen tidak berubah pada bulan Februari dari Januari, ketika turun 1,3%.(frk)

Sumber : Bloomberg