Equityworld Futures – Mahkamah Agung (MA) mengurangi hukuman mantan Mensos Idrus Marham dari 5 tahun penjara menjadi 2 tahun penjara. Ini merupakan penyunatan hukuman terdakwa/terpidana korupsi yang dilakukan MA. Apa kata MA?

“Apakah pengurangan hukuman ini salah?” kata juru bicara MA, hakim agung Andi Samsan Nganro, kepada detikcom, Kamis (5/12/2019).

Menurut Andi, MA dalam melaksanakan fungsi peradilan baik itu perkara kasasi maupun perkara PK, saat ini berjalan sebagaimana mestinya. Hal itu sebagaimana telah diatur dalam peraturan perundang-undangan untuk melayani masyarakat pencari keadilan.

“Khusus dalam penanganan perkara pidana korupsi di MA yang dalam beberapa waktu terakhir disorot, karena adanya pengurangan hukuman Terdakwa/Terpidana yang dianggap beruntun dalam beberapa perkara korupsi yang diputus oleh MA, sebenarnya, di MA tidak ada perubahan persepsi dan kita sependapat bahwa korupsi adalah musuh bersama yang harus diberantas,” papar Andi.