Equityworld Futures – Kasus penemuan mayat wanita dalam boks di sebuah musala di wilayah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, bikin geger warga.

Pelakunya ternyata kekasih korban. Bagaimana kasus ini terungkap?

Ketenangan di Musala Al-Musyaroffah, Desa Pemakuan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (10/6) sekitar pukul 05.30 Wita terusik. Warga yang baru selesai salat subuh geger ketika membuka sebuah boks plastik besar.

Saat dilihat, isi boks warna putih berpenutup warna biru itu ternyata tubuh manusia. Mayat itu dalam kondisi terikat tanpa busana dibungkus plastik warna hitam. Ketua Musala Al-Musyarrofah, Ahmad Muslim (45), pun langsung melaporkan kejadian itu ke aparat desa dan polisi.

Ahmad membuat laporan di Polsek Sungai Tabuk sekitar pukul 06.00 Wita. Atas dasar Laporan Lp/14/K/VI/2018/Kalsel/Res Banjar/Sek Sungai Tabuk, Polres Banjar dibantu Polda Kalimantan Selatan kemudian bergerak mengusut kasus ini.

Ahmad menceritakan boks itu dititipkan oleh seorang pria pada Minggu (10/6) dini hari. Pria ini datang ke musala menggunakan motor bebek membawa boks. Sejumlah warga yang saat itu sedang berada di musala bahkan membantu menurunkan boks itu ke teras musala.

Karena boks itu berat, warga bertanya apa isinya pada pria ini. Pria misterius ini menjawab isinya adalah pakaian untuk dibagikan. Dia lalu menitipkan boks itu di musala dengan dalih HP-nya tertinggal di rumah. Warga tidak menaruh curiga dan mengiyakan.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete mengatakan tim Inafis awalnya mengambil sidik jari korban. Dari situ diketahui korban bernama Linda Wati (32), warga Anjir Serapat Timur, Km 14, Kapuas Timur, Kalimantan Tengah.

Terungkapnya Pembunuhan Wanita Dalam Boks di Musala

Setelah melakukan pendalaman, polisi mengetahui siapa pelakunya dan melakukan pengejaran. Pelaku dibekuk Unit Resmob Polda Kalsel dan Polres Banjar serta unit Ranmor Polda kalsel di rumahnya di Jalan Sultan Adam, Kelurahan Sungai Miai, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin.

“Awalnya tersangka menyangkal, setelah diinterogasi akhirnya mengakui (pembunuhan-red),” kata AKBP Takdir saat dihubungi detikcom lewat telepon.

Equityworld Futures