Equity World Futures -Jalan Tol Jakarta-Cikampek Layang bakal segera dibangun. Jalan tol layang ini diharapkan dapat mengurai kemacetan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang saat ini sudah semakin padat.

“Tanggal 22 Juni, kami ambil dokumen lelang. Karena, tanggal 22 Juni itu mulai PQ (pra qualification),” kata Direktur Utama PT Jasa Marga Adityawarman ditemui di Gerbang Tol Brebes Timur, Brebes, Kamis (16/6/2016).

Pra kualifikasi adalah tahap paling awal dari proses lelang, di mana para calon investor yang berminat pada proyek tersebut dapat mengambil dokumen lelang, mengisi kelengkapannya dan mengembalikan dokumen tersebut lengkap dengan kelengkapan dokumen yang disyaratkan.

Pada tahap ini akan dilihat apakah calon investor yang mengembalikan dokumen memenuhi kualifikasi persyaratan atau tidak. Misalnya, apakah calon investor yang bersangkutan memiliki modal yang cukup, memiliki sumber pendanaan yang memadai, punya sumber daya dan keterampilan yang sesuai dan seterusnya.

“Kita bisa bermitra dengan membentuk konsorsium. Pastinya mitra itu harus punya modal yang besar, untuk tol ini supaya bisa punya modal Rp 3 triliun. Karena untuk bangun Jalan Tol Jakarta Cikampek elevated (Melayang) itu butuh Rp 10 triliun,” jelas Adit.

Calon investor yang lulus tahap pra kualifikasi dapat melanjutkan proses ke tahap selanjutnya yakni menyampaikan dokumen penawaran.

Dokumen penawaran dari sejumlah calon investor akan dibandingkan, mana yang memberikan penawaran lebih menarik. Misalnya harga yang lebih murah, dan mana calon investor yang memberikan penawaran kualitas lebih baik.

Barulah akan diperoleh pemenang lelang yang dianggap paling kompeten sebagai investor jalan tol tersebut. Setelah investor didapat, tahap selanjutnya adalah melakukan pembangunan konstruksi jalan tol.

Keberadaan jalan tol baru ini diharapkan dapat mengurai kepadatan ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang saat ini telah beroperasi.

Jalan Tol Jakarta-Cikampek memang dikenal sebagai jalan tol tersibuk di Indonesia. Karena, ruas ini merupakan penghubung utama antara kota Jakarta dengan lokasi lain melalui jalan tol.

Seluruh perjalanan via jalan tol menuju berbagai wilayah seperti Bandung, Sumedang, hingga Brebes harus melalui jalan tol Jakarta-Cikampek dengan pintu utamanya adalah pintu tol Cikarang Utama.

Kepadatan juga diperparah dengan banyaknya kawasan industri yang sangat mengandalkan ruas jalan tol ini sebagai aksesnya.

Sumber : Detik.com