Jakarta -Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatatkan penyerapan anggaran hingga semester I-2015 mencapai 22,49% atau Rp 26,6 triliun, dari alokasi APBN-P 2015 sebesar Rp 118 triliun.

Hingga Agustus 2015, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, penyerapan anggaran bisa mencapai 30% dan hingga akhir tahun bisa 93%.

“Kemajuan realisasi keuangan telah mencapai 22,49% atau Rp 26,6 triliun dan realisasi fisik mencapai 22,53%. Dengan itu, pada akhir tahun anggaran kami prediksikan dapat menyerap 93%,” kata Basuki di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (5/8/2015).

Sejumlah upaya dilakukan kementeriannya agar target tersebut bisa benar-benar terealisasi. Ada dua hal besar yang dilakukan pihaknya.

“Pertama adalah mempercepat pekerjaan lelang dan realisasi kontrak di tahun 2015, serta mempercepat perencanaan di tahun 2016. Kami sudah mulai lakukan lelang untuk 2016 supaya begitu januari dana turun kita sudah bisa kerja,” tegas Basuki.

Upaya percepatan di tahun ini pun sudah menunjukkan perkembangan. “Salah satu progresnya itu proyek kita ada Trans Sumatera yang baru groundbreaking oleh Jokowi. Progresnya lebih dari 13 km sudah terbuka semua lahannya. Sisanya sampai 158 km sudah penetapan lokasi tinggal pembebasan lahan,” ujar dia.

Ada pula proyek jalan tol Solo-Kertosono, Basuki menyatakan, pada 2016 nanti diprediksi sudah dapat digunakan untuk mudik Lebaran. Lokasi tersebut yaitu untuk jalur Solo-Ngawi.

“Kemudian kita ada tol Cikopo Palimanan yang terbaru, kemudian bendungan raknamo, pembangunan sudetan Ciliwung, program pembangunan sejuta rumah, dan pembangunan jalan paralel perbatasan Indonesia-Malaysia, yang semuanya menggembirakan,” tutur dia.

“Di tahun depan dengan percepatan ini diharapakan realisasi anggaran lebih baik karena tidak ada lagi hambatan seperti di tahun ini yaitu perubahan nomenklatur (tata nama) kementerian dan pencairan DIPA yang terlambat karena ada perubahan APBN di awal tahun,” pungkasnya.

sumber : Detik.com